Hilangnya Keperawananku Karena Diperkosa
Namaku Vira aku bekerja sebagai pelayan toko di sebuah supermarket ternama, sudah hampir satu tahun aku bekerja di sini. Karena semenjak lulus dari SMU aku langsung bekerja tanpa melanjutkan kuliah karena keterbatasan biaya, meskipun aku merupakan anak tunggal dari kedua orang tuaku yang memang termasuk kurang mampu, akupun menjaga diriku agar jangan sampai melakukan adegan
Complete Reading
Aku lihat sekali lagi catatanku. Benar, itu rumah nomor 27. Pasti itu rumah Om Andri, kerabat jauh ayahku. Kuhampiri pintunya dan kutekan bel rumahnya. Tidak lama kemudian dari balik pintu muncul muka yang sangat cantik.“Cari siapa Mas?” tanyanya.“Apa betul ini rumah Om Andri? nama saya Dodi.”“Oh.. sebentar yah, Pa.. ini Dodinya sudah datang”, teriaknya
Complete Reading
Sambungan dari bagian 01 Pagi itu aku bangun kesiangan, seisi rumah rupanya sudah pergi semua. Aku pun segera mandi dan berangkat ke kampus. Meskipun hari itu kuliah sangat padat, pikiranku tidak bisa konsentrasi sedikit pun, yang kupikirkan cuma Rani. Aku pulang ke rumah sekitar jam 3 sore, dan rumah masih sepi. Kemudian ketika aku
Complete Reading
Sambungan dari bagian 02Aku terbangun sekitar jam 11 malam, dan kulihat Rani masih terlelap di sampingku masih telanjang bulat. Segera aku bangun dan kuselimuti badannya pelan-pelan. Kemudian aku segera ke kamar mandi, kupikir shower dengan air hangat pasti menyegarkan. Aku membiarkan badanku diguyur air hangat berlama-lama, dan memang menyegarkan sekali. Waktu itu kupikir aku sudah
Complete Reading
Sebut saja namaku Andre. Usiaku saat ini 28 tahun. Kisah ini terjadi saat aku masih kuliah di sebuah Perguruan Tinggi Swasta di kota Y. ***** Nama gadis itu sebut saja Afriani. Usianya 21 tahun. Rambut panjang sebahu. Kulitnya putih. Tinggi 165 cm. Dia satu jurusan dengan ku. Hobby nya main basket putri. Afriani juga senang
Complete Reading
Umurku baru 21 tahun, masih muda kali ya, laki-laki, dan sekarang masih kuliah. Aku mau cerita sedikit tentang pengalamanku sama cewekku. Kata orang, aku tuh orangnya menarik, walaupun aku sendiri nggak merasa, dan yang bilang begitu nggak satu dua orang, tapi banyak dari teman-temanku. Bahkan ibuku sendiri juga bilang begitu, dan ibuku pernah bilang, “Pantas
Complete Reading
Peristiwa ini terjadi sekitar setahun yang lalu, waktu aku masih kuliah di PTN di kota X. Aku bersama 6 temanku, kost di sebuah rumah bersama pemiliknya. Empat kamar ada di bagian belakang rumah, sedangkan dua kamar di bagian samping rumah. Karena aku penghuni baru, maka terpaksa aku menempati kamar yang di bagian samping rumah. Letaknya
Complete Reading
Sambungan dari bagian 01 Jam enam sore Henny pulang. Dia diantar temannya. Kebetulan waktu itu aku di depan kamar. Henny langsung menyapaku dan mengenalkan temannya. Namanya Susi. Wajahnya memang cantik, tapi sayang buah dadanya kecil. “Kok baru pulang..?” tanyaku.“Ini aja musti berangkat lagi.” jawabnya.“Kamu mau berangkat lagi?” tanyaku.“Iya…” jawabnya singkat.Kemudian Henny memandangku dengan wajah memelas,
Complete Reading
Sambungan dari bagian 01 Tengah malam aku terbangun. Aku melirik jam. Pukul tiga lewat 12 menit. Di sebelahku Susi terbaring pulas. Lelah karena kenikmatan yang dia reguk bersamaku, membuat dia tidak sempat mengenakan apa-apa. Buah dadanya kecil seperti telur mata sapi. Vaginanya tertutup bulu yang lebat. Tidak kusangka aku dapat menikmati tubuh indah Susi. Tidak
Complete Reading
Namaku Koke. Aku sebenarnya kuliah di Universitas Tarumanegara, Jakarta. Kehidupanku amatlah nikmat dan glamour. Uang, mobil mewah, handphone semuanya disediakan. Aku juga kos di tempat yang megah dengan kamar ber-AC. Tapi kehidupan Jakarta yang penuh godaan membuatku terjerumus. Semua hal yang buruk pernah kujalani di Jakarta. Dan yang paling parah aku sering berjudi. Karena hobi
Complete Reading
Dia memang seorang wanita yang cukup menarik, umurnya lebih tua dua tahun dariku, dan dia adalah istri teman kantorku. Lani, namanya, memiliki tinggi badan yang lebih kecil dariku, sekitar 160 cm dan memiliki kulit yang bisa dibilang lebih putih daripada orang-orang Indonesia kebanyakan, tapi dia bukanlah keturunan chinese. Di kantorku aku merupakan satu-satunya keturunan chinese,
Complete Reading
Bandung, 22 Desember 199506:00, Cihampelas-Bandung Prolog Wajah enam pemuda di kamar kost saya yang berukuran 4 x 4 cm terlihat serius dan was-was. Ketakutan mencekam hati setiap orang di kamar ini. Kami sedang membahas kejadian yang baru saja kami alami.“Gimana ya kalo dia melapor ke polisi?” tanya Peter sambil di sela-sela asap rokoknya yang mengepul.
Complete Reading
Sambungan dari bagian 01 Teman-teman saya akhirnya membantu membopong tubuh Shinta. Saya kembali ke mobil. Agnes terlihat tertidur nyenyak. Perlahan saya menggoyang tubuhnya…“Ayo, tidur di dalam, di sini dingin,” bisik saya.Dia hanya membuka matanya sebentar dan bermaksud untuk tidur lagi. Akhirnya dengan susah payah, berhasil membujuk dia untuk masuk ke bungalow yang terdiri dari 3
Complete Reading
Ling Ling termasuk anak yang rajin. Setiap habis ada pertemuan di markas kelompok pecinta alam tersebut, ia selalu menyingsingkan lengan bajunya untuk ikut membereskan segala sesuatunya, bahkan termasuk mengangkat barang-barang yang cukup berat. Itu tidak menjadi problem yang berarti baginya. Ling Ling memang amat kelaki-lakian. Jika dilihat sekilas, hampir tidak ada tanda-tanda pada dirinya yang
Complete Reading
Sambungan dari bagian 01 Selanjutnya, aku meneruskan membuka zipper jaket Ling Ling sampai terbuka seluruhnya. Lalu kutanggalkan jaket itu, hingga terpampanglah tubuh Ling Ling telanjang bulat tanpa penutup apapun. Memang benar taksiranku selama ini. Buah dadanya memang berukuran kecil, hanya berbentuk lengkungan kecil. Tetapi lengkungan itu bentuknya membulat dan indah, serasi dengan pinggangnya yang ramping
Complete Reading
Nama saya Bernard, usia saya kini 29 tahun. Istri saya (yang saya nikahi tiga tahun yang lalu) bernama Dina. Kami bertemu saat kuliah, dia lebih muda dua tahun dari saya. Manis menurut saya dengan tinggi 160 cm. Saya sangat mencintai istri saya karena sangat pengertian. Kami sudah mempunyai anak (laki-laki) berumur 1,5 tahun, lucunya anak
Complete Reading
Sambungan dari bagian 01 Saya hanya tercenung mendengar ucapannya. Kemudian sambil tetap berpelukan ia mengatakan bahwa jika ia menjadi istri Irvan, mungkin ia tidak akan pernah merasakan keindahan seperti ini. Seumur hidup ia mencari cowok ideal buatnya dan baru kali ini menemukannya dalam diri saya. Sheila memang baru sekali pacaran yaitu dengan Irvan. Sangatlah menyesal
Complete Reading
Saat ini, saya mau menceritakan tentang perawat. Kebetulan saya baru kecelakaan dan terpaksa dirawat, untungnya selalu ditemani cewe, saya jadi tidak terlalu bosan. Saya jadi ingat samaseorang perawat di Dai Nippon. Kisah ini terjadi di Osaka (masih serangkaian dengan kisah Yakuza), saya masih bekerja/kenshu di salah satu perusahaan konstruksi terbesar di sana. Nah, suatu ketika
Complete Reading
Sambungan dari bagian 01 Kembali ke Kiko, mungkin karena melihat si Jendral yang tegap, tinggi dan gagah, dia jadi sangat bernafsu, atau mungkin juga khas cewe Nippon kalau oral suka liar seperti itu kali ya. Lidahnya semangat sekali mengitari palkon sambil sesekali menggigit kantung zakarku yang sudah mengeras. Sesekali disedotnya ujung palkonku lalu ditarik mulutnya
Complete Reading
Masih segar dari ingatanku, kejadian yang amat memilukan sekaligus amat menyenangkan ketika aku diperkosa oleh oknum polisi beberapa tahun yang lalu. Namaku Aisyah, aku adalah seorang ibu rumah tangga, usiaku baru 23 tahun. Aku kawin pada usia 20 dengan seorang pemuda berumur 4 tahun diatas usiaku. Setelah 2 tahun menikah, aku mendapatkan momongan seorang anak
Complete Reading
